|
| |
| |
Alhamdulillah......... terima kasih ya Allah
Saya telah menemukan dunia saya,
di sinilah bakat minat saya. Jati diri saya emang di sini, telah saya temukan apa yang
saya cari selama ini |
Itulah yang terpekik di hati saya setelah beberapa minggu menjadi murid Anne
Ahira di Asian Brain. Anne Ahira... mungkin anda pernah mendengar nama ini,
ya.. dia adalah guru saya. Hira karena kesuksesannya sebagai Internet
Marketer kelas dunia, orang barat sering menyebut dirinya Asian Brain,
itulah makanya Pendidikan Internet Marketing yang didirikannya dinamakan
ASIAN BRAIN INTERNET MARKETING CENTER,
pendidikan internet marketing pertama dan terbesar di Indonesia.
Sebelumnya perkenalkan nama saya Sulistyo H. Utomo, Internet Marketer yang
masih berstatus Pegawai Negeri Sipil umur 31 tahun. Informasi lebih jauh
tentang saya maupun ada pertanyaan dan concern silahkan klik
Contact us.
Saya ada sedikit sharing sebagian penghasilan saya 15 hari terakhir di bulan
Oktober 2007. Screenshot ini saya ambil dari penghasilan saya melalui
program Pay per Click (PPC) Domain Parking.

Sebenarnya saya ingin menceritakan pengalaman pribadi saya sampai seperti
sekarang ini.. tapi beberapa waktu lalu saya sempat membaca tulisan seorang
teman yang mulai 1 Agustus 2007 kemarin bergabung menjadi murid Ahira.
Beliau Bapak Jonru seorang Penulis di AntarKita.com dan PenulisLepas.com
juga pendiri situs AjangKita.com yang terkenal itu.
Tulisan beliau membuat saya terkesan karena juga menyiratkan suara hati saya
dan mampu disuarakan beliau. Berikut petikannya...
Bila Anda
pernah membaca tulisan ini dan tidak sabar untuk masuk halaman Discount
Promo
Silahkan klik link ini
!
|
|
|
|
| |
Anne Ahira Diintip, Asian Brain Dilongok
Author: jonru. 4 August 2007 : 10:11 am
Di luar dugaan, tulisan saya seputar
Anne Ahira mendapat tanggapan luar biasa. Bahkan tulisan ini
memecahkan rekor di PenulisLepas.com, sebagai tulisan yang
paling banyak dikunjungi. Biasanya, satu tulisan rata-rata
diklik maksimal 65 perhari. Tapi coba lihat gambar berikut ini.
Saya benar-benar kaget!.

Setelah tulisan saya dimuat, ada beberapa teman yang membuat
"tulisan tandingan". Berikut beberapa di antaranya:
Setelah melakukan berbagai pertimbangan -
termasuk bertanya-tanya pada orang-orang yang pro maupun kontra,
saya
akhirnya bergabung dengan AsianBrain tanggal 1 Agustus 2007
lalu.
Memang, ini bukan keputusan yang instan. Saya ingin agar
keputusan ini bukan karena emosi sesaat. Lagipula, Anne Ahira
adalah sosok yang penuh kontroversi. Karena itu, sebelum
bergabung saya ingin memastikan dulu, apakah pilihan saya ini
tepat? Apakah saya siap menghadapi reaksi orang-orang yang
antipati terhadap Anne Ahira?
Saya pun mencoba memasang sebuah topik di forum "Adsense-id",
berjudul Bertemu Anne Ahira. Dan ternyata, respons yang
muncul sangat luar biasa. Banyak yang bernada negatif, tapi yang
bernada positif pun tidak sedikit.
Saya gembira, karena dari semua yang bernada negatif tersebut,
hampir tak ada di antaranya yang bisa mempengaruhi saya. Sebab
semua argumen mereka dapat disanggah dengan argumen yang
lebih kuat.
Bila dirangkum, pendapat teman-teman yang antipati tersebut
sebenarnya hanya bermuara pada empat persoalan berikut:
|
|
|
|
| |
|
Argumen: Mereka cuma menjual mimpi
yang enggak jelas.
Sanggahan: Coba lihat di situs
AsianBrain.com.
Baca dengan teliti, dengan pikiran jernih, dan hilangkan
semua prasangka. Semua info yang tertulis di sana sangat
jelas dan detil. Apa lagi yang kurang?
Argumen: Asian Brain tak lebih dari
sebuah PENIPUAN. Tak ada barang yang benar-benar dijual.
Setelah jadi korban, kita dipaksa untuk mencari downline
atau korban kita berikutnya.
Sanggahan: Bicara tentang "barang", apakah SEKOLAH
internet marketing yang bernama asianbrain itu apakah itu
bukan BARANG?
Jadi kalau dikatakan tidak ada barang yang dijual,
sebenarnya kurang tepat juga.
"Barang" yang kita jual di asian brain
adalah asian brain itu sendiri. Istilahnya adalah AFILIASI.
AFILIASI bukan MLM, karena hanya
satu tingkat, dan
tak ada target apapun. Lagipula, ini tidak wajib. Kalau kita
tak mau mengikuti program Afiliasi Asian Brain, juga tak
apa-apa. Tak ada yang melarang atau memaksa.
Kalau tak mau berurusan dengan afiliasi, kita cukup fokus
dalam menjalankan bisnis online, mempraktekkan hal-hal yang
kita pelajarai lewat sekolah asianbrain. Insya Allah, lewat
jalur ini pun banyak peluang yang bisa kita dapatkan.
Jadi, di mana letak penipuannya?
Argumen: Tulisan
Priyadi dan
Enda Nasution sudah menjadi gambaran yang sangat jelas
mengenai bisnis Anne Ahira.
Sanggahan:
Kedua tulisan itu sudah basi.
Argumen: Kita bisa belajar internet
marketing secara gratis. Sumbernya di internet sangat banyak.
Buat apa ikutan AB yang berbayar? Rp 200.000 perbulan pula.
Mahal banget!
Sanggahan: Memang banyak yang gratis. Tapi yang berbayar
biasanya profesional. Pasti ada kelebihan layanan berbayar
ketimbang yang gratisan. Kalau gratisan, kita tak akan bisa
marah jika si guru absen memberi pelajaran selama
berminggu-minggu. Kalau gratisan, kita seperti masuk ke
hutan belantara yang sangat asing, tak punya panduan, dan
tak tahu harus ke mana.
Sedangkan kalau berbayar, ada hak dan kewajiban yang
jelas. Kita akan mendapat panduan yang jelas dan terarah.
Lagipula, gurunya adalah Anne Ahira, seorang internet
marketer kelas dunia.
Selain itu - dari yang saya ketahui, sebagai siswa Asian
Brain kita akan mendapat banyak peluang, hak khusus untuk
mengakses sumber-sumber terpercaya di internet, yang tidak
bisa kita dapatkan bila bergabung di sekolah gratisan.
Keunggulan lain: AsianBrain merupakan satu-satunya sumber
belajar internet marketing yang berbahasa Indonesia.
Sebagian besar sih berbahasa Inggris. Jadi, bagi Anda yang
belum terlalu bisa berbahasa Inggris, tentu Asian Brain
tentu punya nilai lebih yang tak dapat disangkal.
|
|
|
|
|
| |
Dari ceramah Anne Ahira, juga dari "ruang kelas" AsianBrain,
saya mendapatkan banyak informasi berharga seputar mojang
bandung yang legendaris ini, juga soal "the real AsianBrain".
Berikut saya paparkan dengan jelas.
Dari
Ceramah Anne Ahira (AA)
Penjelasan AA tentang kiat dan strategi internet marketing
sangat masuk akal. Ia membeberkan
enam langkah yang harus kita
lakukan sebelum terjun sebagai internet marketer:
- Menemukan ide yang unik.
- Survey lapangan.
- Kumpulkan konten.
- Cari program afiliasi.
- Membangun situs
- Mempromosikan situs.
Walau yang saya tulis di atas hanya berupa poin-poin, saya
yakin Anda setuju bahwa enam langkah di atas merupakan
langkah-langkah yang sangat wajar, tak ada yang aneh atau berbau
tipu-tipuan. Terlebih, Anne Ahira juga menegaskan beberapa hal:
- Jika ingin berbisnis apapun, tidak hanya bisnis online,
mulailah dari hobi Anda, karena anda akan sangat menyukai
dan mengusainya.
- Jangan berpromosi secara tidak etis, seperti melakukan
spam.
- Di luar dugaan, Anne Ahira justru tidak setuju jika kita
beriklan lewat milis. Katanya, itu tidak etis dan kita
seperti berjualan di rumah orang lain.
Yang tak kalah mengejutkan, saya mendapat kesempatan berharga
untuk mengetahui beberapa rahasia pribadi Anne Ahira yang
benar-benar di luar dugaan saya:
- Ternyata dia beragama Islam.
- Ternyata dia orang Sunda asli, bukan orang Jepang atau
Tionghoa, seperti yang dikira oleh banyak orang. Nama Ahira
diberikan oleh ibunya, karena beliau berharap Anne Ahira
akan menjadi anak yang terakhir (ada sebuah cerita sedih di
balik pemberian nama ini).
- Ternyata Anne Ahira sudah bertekad untuk menggratiskan
semua seminar-seminarnya. Kalaupun peserta harus bayar, itu
adalah untuk membayar sewa gedung, konsumsi, dan seterusnya.
- Ternyata Anne Ahira sangat cinta Indonesia. Dia bertekad
untuk menggratiskan seminar-seminarnya untuk orang
Indonesia. Tapi untuk orang luar negeri, dia menerapkan
tarif yang tinggi.
- Dia berulang kali berkata, "Jangan remehkan pasar
Indonesia. Selama ini sebagian besar target market saya di
internet adalah orang Indonesia. Dan anda sudah melihat
buktinya, kan?" ujarnya.
- Dia punya idealisme untuk menularkan
virus internet
marketing di Indonesia. "Selama ini, kita hanya menggunakan
internet sebagai user. Saatnya kita menggunakan internet
sebagai marketer," ujarnya. Sebagai implementasinya, Anne
Ahira berencana merilis sebuah CD tentang internet
marketing, dan boleh dibajak oleh
siapa saja.
- Menurutnya, internet marketing merupakan salah satu cara
untuk meningkatkan daya saing produk-produk Indonesia di
pasar internasional. "Jika selama ini kita menjadi konsumen
dari produk-produk asing, mulai sekarang kita harus bisa
menjadi produsen untuk masyarakat internasional," ujarnya.
Anne Ahira tak lupa menceritakan sebuah pengalamannya yang -
menurut saya - cukup unik.
Dulu, dia sangat prihatin melihat warga asing di Indonesia
yang digaji sangat tinggi. Dia pernah bertanya pada seorang
pekerja Amerika, "Kenapa gaji kamu tinggi banget?"
Dengan santainya si bule menjawab, "Because I am an
American."
Jawaban ini membuat Anne Ahira merasa jengkel bukan main.
Lantas ketika sudah sukses menjadi milyuner, suatu ketika dia
berkesempatan berbicara di depan warga Amerika di USA sana. Para
hadirin sangat kaget ketika mengetahui betapa besarnya
penghasilan Anne Ahira.
"How come?" ujar mereka dengan penuh keheranan.
"Because I am an Indonesian," sahut Anne Ahira dengan santai.
Sepertinya dia sedang "balas dendam" terhadap bule yang sempat
membuatnya jengkel.
* * *
Dari "Ruang
Kelas" Asian Brain
Berikut adalah beberapa panduan yang
harus ditaati oleh siswa yang hendak menjual AB via program
afiliasi (*).
-
Affiliate dilarang melakukan promosi
yang menggunakan istilah-istilah yang mengarah pada persepsi
"Bisnis Cepat Kaya" atau semacamnya.
-
Dalam melakukan promosi Affiliate
dilarang melakukannya pada website yang bersifat pornografi,
mengandung unsur SARA, illegal serta website-website yang
bisa memberikan citra negatif pada Asian Brain IMC.
-
DILARANG MELAKUKAN SPAMMING, DILARANG
MELAKUKAN SPAMMING, DILARANG MELAKUKAN SPAMMING. Dalam
melakukan promosi melalui email dilarang keras melakukan
spamming.
-
Dalam melakukan promosi melalui
email, Affiliate wajib menyertakan informasi diri yang jelas
dan benar pada email tersebut, sehingga penerima email dapat
mengetahui dengan pasti siapa pengirimnya.
-
Dalam melakukan promosi, Affiliate
dilarang mengirim email promosi ke milis-milis tanpa
persetujuan moderator milis, karena termasuk kategori
spamming.
-
Dalam melakukan promosi Affiliate
dilarang melakukan harvesting dan mengirim email promosi
pada email yang diperoleh melalui harversting.
-
Dalam melakukan promosi sangat
disarankan untuk tidak menggunakan jasa safelist dan
sejenisnya, karena beresiko tinggi terkena tuduhan spamming.
-
Jika Asian Brain IMC mendapat laporan
atau menemukan langsung Affiliate melakukan tindakan
spamming, maka Asian Brain berhak untuk meminta informasi
dari Affiliate yang dapat digunakan sebagai bukti bahwa
Affiliate tidak melakukan spamming.
(*) Perlu diketahui, program afiliasi ini
hanya optional, boleh dimanfaatkan dan boleh tidak. Inti dari
AsianBrain adalah SEKOLAH internet marketing.
* * *
Nah, dengan fakta-fakta di atas, akhirnya
saya merasa tak punya alasan lagi untuk tidak
bergabung
dengan Asian Brain.
Apalagi bagi seorang penulis, saya kira
AsianBrain adalah sarana tepat untuk mengembangkan
wirausaha di bidang penulisan.
Cilangkap, 4 Agustus 2007
Jonru |
|
|
|
| |
Silahkan masuk
halaman Promo & Discount
Klik link ini ! |
|
|
|
|
|